Cangkang kapsul lunak lebih tebal dan lebih elastis dibandingkan cangkang kapsul keras, sehingga menunjukkan plastisitas yang lebih besar. Elastisitas kapsul lunak bergantung pada perbandingan berat gelatin kering, pemlastis kering, dan air (pemlastisnya adalah gliserin, sorbitol, atau campuran keduanya) di dalam cangkang. Berat kering gelatin dan plasticizer menentukan kekerasan cangkang.
Komposisi cangkang kapsul lunak sebagian besar mirip dengan cangkang kapsul keras. Komponen utama komposisi cangkang meliputi bahan pembentuk gel, bahan pemlastis, air, dan bahan tambahan. Selain memenuhi persyaratan farmakope, mutu gelatin juga harus memenuhi persyaratan kekuatan gel (gel force) dan viskositas, seperti kekuatan gel 150–2500 Bloom dan viskositas 25–45 mPa·s (centipoise). Untuk obat yang sangat higroskopis, lebih disukai gelatin dengan kekuatan gel tinggi dan kekuatan rendah. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan penutup, dengan dosis 2–12 g per kg gelatin. Bahan penyedap seperti sukrosa 5% dapat ditambahkan untuk meningkatkan rasa manis, meningkatkan daya kunyah, dan mengatur kekerasan. Pengawetnya merupakan campuran methylparaben (1,6%) dan propylparaben (0,04%). Kapsul mengandung sejumlah air, dan produk jadi umumnya mengandung 6% hingga 13%.





